Copyright 2017 - Obstetri dan Ginekologi Fk.Unsri / RSMH

SISTEM REKRUITMEN PESERTA DIDIK BARU OBSTETRI DAN GINEKOLOGI

Sistem rekrutmen peserta didik baru mencakup: kebijakan rekrutmen calon peserta didik baru, kriteria seleksi peserta didik ba ru, sistem pengambilan keputusan, dan prosedur penerimaan peserta didik baru :

  DOWNLOAD PERSYARATAN CPPDS FK UNSRI

  LINK : PERSYARATAN CPPDS FK UNSRI

            JADWAL PENERIMAAN CPPDS PERIODE JANUARI 2018

 SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI CALON PESERTA DIDIK

PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS-1

Rekrutmen calon peserta didik PPDS FK UNSRI diadakan 2 kali dalam setahun, yaitu periode pendaftaran bulan Januari dan Juli. Proses seleksi untuk periode pendaftaran bulan Januari dilakukan pada bulan April, untuk pelaksanaan kegiatan pendidikan yang dimulai bulan Juli, sedangkan proses seleksi untuk periode pendaftaran bulan Juli dilakukan pada bulan Oktober, untuk pelaksanaan kegiatan pendidikan yang dimulai bulan  Januari. Informasi rekrutmen tersebut diumumkan melalui website FK UNSRI (http://www.fk.unsri.ac.id), dan website masing-masing Program Studi :

A.           Pendaftaran Berkas Calon Peserta Program Pendidikan Dokter  Spesialis-1 :

Calon peserta program pendidikan dokter spesialis mendaftarkan berkasnya ke sekretariat penerimaan PPDS yang berkantor di Gedung Fakultas Kedokteran Kampus UNSRI – Indralaya, OI, Palembang. Periode pendaftaran berkas ke sekretariat penerimaan PPDS untuk setiap periode penerimaan calon peserta program pendidikan dokter spesialis ditentukan oleh Fakultas..

Berkas dapat disampaikan secara langsung (diantar langsung oleh peserta) atau dapat pula diantarkan melalui jasa ekspedisi. Berkas dibuat dalam 3 salinan, meliputi salinan (resmi  dan atau tidak resmi) dokumen persyaratan umum dan persyaratan khusus. Jika berkas calon peserta program pendidikan dokter spesialis sudah lengkap maka calon peserta akan mendapatkan tanda terima dari sekretariat penerimaan PPDS yang akan dikirimkan ke email masing-masing. Tanda terima tersebut akan digunakan sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran .

B.           Seleksi tahap I dilakukan di Fakultas dengan kreteria menseleksian yang telah ditetapkan oleh Rektor Universitas Sriwijaya yang meliputi :

1.   Usia <35 tahun

2.   IPK > 2.75

3.   Uji bahasa Inggris di lembaga bahasa UNSRI dengan nilai > 450

4.   Memiliki STR yang masih berlaku

5.   Ijazah dokter yang telah dilegalisir 

Waktu penseleksian ditetapkan oleh Koordinator PPDS di fakultas dengan  dihadiri oleh KPS, Kepala Departemen, Dekanat, Koordinator PPDS dan panitia seleksi di tingkat Fakultas. Calon  PPDS  yang  dinyatakan  lulus  seleksi  tahap  ini  diusulkan  ke  Rektor  Universitas Sriwijaya dan dengan SK ini calon yang lulus akan dipanggil untuk mengikuti seleksi tahap lanjutnya yaitu :

1. Pemeriksaan MMPI

2. Pemeriksaan kesehatan jasmani

3. Penilaian di Departemen Obsterti dan Ginekologi

4. Penilaian dari pihak Direksi RSUP Moh. Hoesin Palembang 

C.           Ujian Prodi

Ujian kekhususan program studi adalah ujian di tingkat program studi yang diselenggarakan oleh program studi dan pelaksanaannya tidak bertentangan dan mengacu kepada peraturan yang lebih tinggi. Jenis ujian, jadwal, tempat, penilaian dan mekanisme teknis ujian yang diselenggarakan diserahkan sepenuhnya kepada panitia ujian kekhususan program studi, dapat meliputi ujian tulis, OSCE, wawancara, dan lain- lain.

Jika dibutuhkan, prodi berhak untuk melakukan ujian ulang Bahasa Inggris, baik dengan kriteria yang sama atau berbeda. Ujian kekhususan yang akan diselenggarakan oleh prodi beserta anggarannya harus dilaporkan ke fakultas sebelum periode pendaftaran berlangsung dan dilaporkan dalam format yang sudah ditetapkan. Calon peserta program pendidikan dokter spesialis wajib mengikuti seluruh rangkaian ujian kekhususan program studi, dan bagi yang tidak dianggap mengundurkan diri.

Hasil akhir dari penilaian ujian di program studi Obstetri dan ginekologi dilakukan rapat khusus panitia seleksi. Nilai hasil seleksi dibuat urutan teratas sampai terakhir. Apabila ada nilai yang dinyatakan tidak lulus adalah salah satu dari berikut ini :

1.      UJian Tulis

2.      Ujian OSCE

3.      Ujian Wawancara

4.      MMPI 

D.           Penilaian

Hasil penilaian akhir yang dilakukan oleh prodi adalah rekomendasi kelulusan peserta seleksi. Prodi berhak memberikan rekomendasi kelulusan sesuai dengan nilai total seluruh komponen, atau dengan pertimbangan khusus/subjektif. Prodi harus melaporkan hasil seleksi dan rekomendasi kelulusan tersebut ke pihak fakultas dengan format yang sudah ditetapkan. Rekomendasi kelulusan pada ujian tingkat prodi akan dibahas lebih lanjut pada yudisium untuk menentukan apakah rekomendasi kelulusan tersebut diterima atau tidak yang dilakukan di tingkat fakultas dengan dihadiri oleh pihak rektorat, dekanat, direksi RSUP MH, koordinator PPDS, ketua departemen dan ketua program studi. Hsil akhir kelulusan ditetap oleh REktor setelah mendapatkan hasil rapat akhir ini.