Copyright 2017 - Obstetri dan Ginekologi Fk.Unsri / RSMH


Gambar. Struktur Organisasi Prodi Obgin Fk. Unsri / RSMH

      Sistem Kepemimpinan PPDS I Obgin mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Unsri, pada dasarnya pola kepemimpinan operasional, pola kepemimpinan organisasi, pola kepemimpinan publik, dan dalam operasionalisasi keharian mengadopsi pola kepemimpinan partisipatif sesuai dengan tata nilai, budaya organisasi, etika organisasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Program Studi serta Pedoman Penyelenggaraan Program Studi. Pola kepemimpinan operasional di Program Pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi FK UNSRI/RSMH Palembang Ketua Program Studi menetapkan visi Prodi sebagai mimpi yang akan diraih. Untuk mencapai mimpi tersebut disusunlah misi. Secara operasional misi tersebut ditata secara berjenjang menjadi rencana strategik jangka panjang (Renstra), dengan kontrol berupa Key Performance Indicator (KPI), dan di pecah menjadi program kerja setiap tahun. Penanggung jawab dari rencana strategis ini berada dibawah kepala departemen dan dibagi ke beberapa koordinator antara lain koordinator pendidikan, koordinator administrasi dan keuangan, koordinator penelitian dan pengembangan, dan koordinator pelayanan masyarakat.

Pola kepemimpinan organisasi di Program Pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi FK UNSRI/RSMH Palembang :
      Ketua Program studi adalah seorang staf pengajar departemen yang diusulkan oleh Ketua Departemen ke Dekan Fakultas. Selanjutnya ketua program studi akan menetapkan struktur organisasi yang berada di bawahnya dengan sepengetahuan Ketua Departemen. Proses pembelajaran peserta didik umumnya akan dilakukan di RS pendidikan, oleh karena itu Ketua program studi harus melakukan koordinasi dengan koordinator pelayanan dan juga jajaran RS terkait. Selain itu salah satu beban akademik dari peserta didik adalah kewajiban untuk melakukan kegiatan penelitian. Oleh karena itu Ketua program studi juga harus berkoordinasi dengan Koordinator penelitian dan pengembangan departemen. Pola kepemimpinan organisasi ini diwujudkan dengan adanya rapat internal yang melibatkan seluruh staf di program studi baik yang ada di RS pendidikan utama dan satelit. Selain itu KPS juga turut berperan aktif dalam rapat koordinasi tingkat departemen, rapat koordinasi tingkat fakultas (RAPIMKAP) dan di tingkat RS pendidikan utama (RAPIMTAS). Pola Kepemimpinan Publik merupakan pola kepemimpinan yang mengutamakan pemanfaatan peluang dari luar untuk memperkuat institusi. Pola ini diwujudkan dengan pelaksanaan kerjasama dengan instansi pemerintah dan non pemerintah. Kerjasama dengan Rumah Sakit Jejaring terbukti sangat memberikan peluang bagi peserta PPDS I Obgin untuk mendapatkan lahan belajar yang sangat mendukung pencapaian kompetensi. Kepemimpinan publik juga diwujudkan dengan pelaksanaan kerjasama dengan instansi pemerintah dan non pemerintah direalisasikan oleh pimpinan PS dan fakultas melalui Memorandum of Understanding (MOU) dan Kerjasama Operasional (KSO). Saat ini melalui rintisan yang dilakukan PS, PPDS I Obgin Universitas Sriwijaya telah mempunyai MOU dengan Rumah Sakit dr. Abdul Moeluk Bandar Lampung, Rumah Sakit R. Rabain Muara Enim, RSUD Sekayu, RSUD Kayu Agung, RS M Yunus Bengkulu sebagai RS Jejaring. Partisipasi pimpinan Program studi dalam pengembangan kebijakan, serta pengelolaan dan koordinasi program diwujudkan secara internal, sesuai dengan penerapan pola kepemimpinan partisipatif telah dilaksanakan dengan konsisten bersama staf prodi.